Postingan

Keprihatinan Sudirman Said Terhadap Bupati Di Jawa Tengah

Gambar
beritahub .Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said merasa sedih dan prihatin dengan kasus operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Purbalingga oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), Senin (4/5/2018). “Saya sedih dan prihatin lagi-lagi naman Jawa Tengah terciderai, karena lagi-lagi yang kena OTT KPK kepala daerah dari Jawa Tengah,” kata Sudirman di Jakarta, Senin malam. Ia berharap, penangkapan kali ini adalah OTT terakhir di Jawa Tengah. Karenanya dia mengimbau, kepala daerah yang ada bekerja menjaga nama baik Jawa Tengah. “Mari jaga nama baik Jawa Tengah. Karena dengan kasus OTT terbaru ini berarti sudah 33 kepala daerah/wakil kepala daerah dari Jawa Tengah yang berurusan dengan KPK. Mari kita jaga bersama agar tidak tambah lagi,” papar dia. Lebih lanjut Sudirman berpesan kepada masyarakat Jawa Tengah umumnya, dan masyarakat di tujuh kabupaten/kota di Jateng yang menggelar Pilkada agar memilih calon yang bersih, yang tidak memiliki potensi menjadi pasien KPK. “Pilih

Sandiaga Uno : Melesatnya Elektabilitas Sudirman Said-Ida Fauziyah

Gambar
katapos .Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno klaim elektabilitas masing-masing calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah terus melesat.  Ini disampaikan Sandiaga saat gelar pelatihan kewirausahaan ‘Ayo Obah’ di Desa Slatri, Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Sabtu (19/5).   “Saya ingin berbagi, angka yang kami pantau, hasil survei elektabilitas dari Sudirman-Ida melesat, sama seperti Anies-Sandi, survei yang kita inginkan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kampanye, dan saya bisa membuat angka survei Sudirman-Ida melesat,” katanya.  Menurutnya, melesatnya elektabilitas pasangan Sudirman-Ida tak lepas dari program kewirausahaan yang terus dilakukan relawan Sudirman-Ida di berbagai tempat di Jateng.  “Hasil surutnya meningkat, mungkin karena Ayo Obah,” ujar Sandi.  Gerakan kewirausahaan yang dilakukan saat ini telah melatih lebih dari 3000 wirausaha dan calon wirausaha baru di Jateng di berbagai

Persoalan Ribuan Masyarakat Jawa Tengah Yang Tak Pernah Usai

Gambar
jurnalfakta .Berlarut-larutnya persoalan ribuan warga Jawa Tengah yang terdampak proyek Waduk Kedungombo menjadi “bukti masyarakat paling bawah tidak diurus dengan baik”. Hal tersebut diungkapkan oleh calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said saat berdialog dengan warga sekitar Waduk Kedungombo di Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Sragen, Jateng, Minggu (27/5). “Sudah puluhan tahun persoalan tersebut tidak terselesaikan dan kurang ada perhatian dari pemerintah untuk membantu menyelesaikan masalah ini,” kata Sudirman. “Jika insya Allah dipercaya masyarakat Jawa Tengah, saya akan bentuk Tim Khusus untuk mencari persoalan yang sudah berlarut-larut selama puluhan tahun ini,” kata Sudirman kepada ratusan warga sekitar Waduk Kedungombo yang datang dari Boyolali, Stagen, dan Grobongan itu. Menurut mantan menteri ESDM itu, tim khusus ini nantinya akan berkoordinasi dengan para pihak yang terkait dalam masalah ini. Pemimpin Jawa Tengah, lanjutnya, harus hadir dan mencari solu

Menteri LHK Dukung Pentingnya Kualitas Udara Demi Kelancaran Asian Games

Gambar
pojoknasional .Dalam rangka penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mendukung betapa pentingnya kualitas udara . Penegasan tersebut dikemukakan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar di Jakarta, Jumat (18/5/2018). Kualitas udara yang bersih akan sangat mendukung kelancaran pelaksanaan Asian Games tersebut. Menteri Siti Nurbaya menjelaskan, berdasarkan pemantauan kualitas udara dengan konsentrasi P.M 2.5 sejak Januari hingga April 2018 terpantau kualitas udara Palembang tercatat 13,9 mikrogram/m3 dan di Jakarta tercatat 35 mikrogram/m3. Baku mutu harian menurut PP Nomor 41 Tahun 1999 adalah 65 mikrogram/m3 dan baku mutu menurut WHO 25 mikrogram/m3. Dengan demikian kualitas udara baik Palembang dan Jakarta relatif baik dan siap mendukung pelaksanaan Asian Games. Dikemukakan Menteri Siti, KLHK menyiapkan satuan tugas pemantau kualitas udara masing-masing untuk bertugas di Palembang dan Jakarta dengan menugask

KPK Butuh Dukungan Semua Pihak Untuk Berantas Korupsi

Gambar
nasionalindonesia .Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarief menyatakan, bahwa KPK merasa kelelahan dalam menangani kasus korupsi. Dia menambahkan butuh dukungan dari pemerintah dan lembaga publik untuk mendukung penuh pencegahan korupsi. “Jadi memang harus seluruh aparat pemerintah serta lembaga publik untuk membantu dan mengambil bagian dari upaya pencegahan nya itu. Jadi kalau hanya memberantasnya KPK dari segi penindakan belum cukup memadai,” kata Laode, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/5/2018). Laode mengungkapkan, ada sejumlah faktor yang menghambat Indeks Presepsi Korupsi. Di antaranya sistem perencanaan dan kualitas pelayanan publik yang masih dianggap masih kurang. “Lihat kualitas pelayanan publik kita, kalau di pertanahan masih ada sogok-sogokan kalau ngurus ktp masih ada seperti itu, BPJS masih begitu juga. Semuanya hanya slogan doang tetapi pelaksanaannya itu belum selesai,” ucap Laode. Setelah 20 tahun reformasi, untuk menumbuh

Pemerintah Diminta Fokus Soal Harga Pangan Kendati Banyak Aksi Teroris

Gambar
faktualonline .Situasi dan kondisi di Indonesia kini sedang tidak kondusif. Dari mulai berita hoak sampai dengan berita tentang teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Surabaya. Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan masyarakat. Sehingga perpecahan antar masyarakat tidak dapat di elakkan lagi. Dengan adanya permasalahan yang berkembang dan banyaknya aksi terorisme yang terjadi belakangan ini, diharapkan pemerintah pusat tidak menjadi lengah terhadap lonjakan harga pangan. Oleh karena itu, pemerintah diminta fokus menangani hal itu menjelang hari raya Lebaran. “Kenaikan harga pangan dan ongkos transportasi selalu menghantui warga setiap puasa dan Lebaran. Ini mengorbankan dan menyasar ratusan juta muslim Indonesia,” kata Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Hubungan Antardaerah dan Otonomi Daerah, Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulisnya, Rabu 23 Mei 2018. Menurut Syahrul, di tengah-tengah situasi yang tidak kondusif seperti sekarang ini, ada saja piha

Sudirman Said Merasa Ada Kecurangan Di Pilgub Jateng 2018

Gambar
jurnalutama .Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menduga ia dan tim suksesnya dicurangi. Salah satunya, adanya larangan berpidato pada sebuah kegiatan sosialisasi. Ia menduga ada pihak tertentu yang tidak suka. Sudirman juga menerima laporan dari panitia pengawasan (panwas) yang merasa ditekan dan dihalang-halangi kelompok tertentu. “Kami menerima keluhan dari Panwas dan petugas lapangan. Sebagian bekerja dalam tekanan oleh kepala daerah yang berbeda pilihan dengan kami,” kata Sudirman lewat siaran pers, Minggu (27/5) malam. Contoh bentuk larangan itu, yakni menghentikan pidato yang dilakukan pihak Sudirman tanpa alasan jelas. Rencananya, cagub yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PKB itu akan melaporkan bentuk ketidakadilan tersebut ke Bawaslu Jateng. “Dalam waktu dekat kami akan sampaikan upaya-upaya yang menciderai demokrasi dan menista keinginan rakyat Jateng untuk berubah,” ujarnya. Mantan Menteri ESDM itu tetap optimis bersama pasangannya, ida Fa

DPR Sahkan Revisi UU Anti-terorisme

Gambar
pojokpos .Revisi Undang-Undang No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme telah disahkan menjadi Undang-Undang (UU) dalam rapat paripurna DPR pada Jumat (25/5/2018). Pasalnya, revisi Undang-Undang yang dibahas sejak April 2016 lalu sudah selesai pada rapat kerja panitia khusus (Pansus) DPR bersama pemerintah pada Kamis 24 Mei 2018 malam. Adapun rapat Pansus revisi UU yang digelar di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 24 Mei 2018 hanya membahas definisi mengenai terorisme sekaligus pandangan mini fraksi. Hasilnya, sepuluh Fraksi di DPR dan pemerintah sepakat memilih opsi alternatif kedua definisi terorisme. Sedangkan bunyi definisi mengenai terorisme yang disepakati adalah bahwa terorisme merupakan perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek-obj

Majukan UMKM Pemkot Kotamobagu Beri Ijin Usaha Gratis 2.000 Pengusaha

Gambar
kolomutama .Kotamobagu – UMKM, Sektor usaha mikro kecil dan menengah masih menjadi andalan Pemerintah Kota Kotamobagu. Pasalnya sektor ini terbukti memberikan kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto. Dinas Koperasi dan UKM mencatat Kotamobagu, pada 2017 lalu, total pelaku usaha yang mendapat izin secara gratis berjumlah 1.250 orang dan pada 2018 bertambah 750 orang sehingga total mencapai 2.000 orang pengusaha. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kotamobagu Herman Arai menjelaskan, Pemkot Kotamobagu terus mendorong para pelaku usaha di Kotamobagu untuk mengembangkan usaha mereka. Dengan memberikan izin usaha gratis, para pewirausaha diharapkan lebih mudah membuka usaha mereka. Herman mengatakan, sektor UMKM diharapkan mampu menopang perekonomian di daerah, termasuk menyediakan lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Kita akan terus mendorong sektor UMKM, karena selama ini UMKM menjadi andalan bagi perekon

Sudirman Said: Pancasila Merupakan Anugerah Bangsa Indonesia

Gambar
wartahub .Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said menilai Pancasila harus menjadi anugerah, yang harus disyukuri bangsa Indonesia. “Pancasila merupakan rumusan luar biasa, tinggal bagaimana kemauan kita untuk melaksanakannya,” kata Sudirman Said di Semarang, Kamis. Menurut Sudirman, kondisi yang terjadi saat ini banyak orang lupa untuk melihat kembali tentang sejarah rumusan itu. Akibatnya, kata Sudirman, terjadi pendangkalan dalam memahami dan mengamalkan Pancasila. Sudirman menilai Pancasila merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan bernegara, lanjut Sudirman, berada di sila kelima. “Meski demikian, sila kelima bisa terwujud jika sila pertama hingga keempat bisa terpenuhi,” kata mantan Menteri ESDM ini. Melihat rumusan luar biasa itu, Sudirman meyakini Pancasila akan berlaku panjang, bahkan cenderung universal.